<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>harddian.com &#187; Islam</title>
	<atom:link href="http://harddian.com/category/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harddian.com</link>
	<description>sebuah catatan seorang harddian.......</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jan 2012 03:56:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Jangan Takut Jadi Orang Aneh</title>
		<link>http://harddian.com/2009/08/25/jangan-takut-jadi-orang-aneh/</link>
		<comments>http://harddian.com/2009/08/25/jangan-takut-jadi-orang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 17:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[“Dunia memang aneh”, Gumam Pak Ustadz “Apanya yang aneh Pak?” Tanya Penulis yang fakir ini. “Tidakkah antum perhatikan disekeliling antum, bahwa dunia menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan, sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa” “Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum kemasjid, kenakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Dunia memang aneh”, Gumam Pak Ustadz<br />
“Apanya yang aneh Pak?” Tanya Penulis yang fakir ini.<br />
“Tidakkah antum perhatikan disekeliling antum, bahwa dunia menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan, sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa” “Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum kemasjid, kenakan pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi, pakai sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa yang antum alami” Kata Pak Ustadz. Tanpa banyak tanya, penulis melakukan apa yang diperintahkan Pak Ustadz, menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan pakaian dan wewangian dan berjalan menunju masjid yang berjarak sekitar 800m dari rumah. Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan seorang ibu muda yang sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya” “Aduh, tumben nih rapih banget, kayak pak ustadz, mau kemana sih? Tanya ibu muda itu.<br />
<span id="more-109"></span><br />
Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami saling kenal, tapi ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz diatas, menjadi sesuatu yang lain rasanya; “Kenapa orang yang hendak pergi kemasjid dengan pakaian rapih dan memang semestinya seperti itu ditumbenin? Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan ngasih makan anaknya ditengah jalan, ditengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja? Kenapa orang kemasjid dianggap aneh? Orang yang pergi kemasjid akan terasa “aneh” ketika orang-orang lain justru tengah asik nonton sinetron “intan”. Orang kemasjid akan terasa “aneh” ketika melalui kerumunan orang-orang yang sedang ngobrol dipinggir jalan dengan suara lantang seolah meningkahi suara panggilan adzan. Orang kemasjid terasa “aneh” ketika orang lebih sibuk mencuci motor dan mobilnya yang kotor kehujanan</p>
<p>Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau hanya tersenyum, “Kamu akan banyak menjumpai “keanehan-keanehan” lain disekitarmu”, kata Pak Ustadz. “Keanehan-keanehan” disekitar kita? Cobalah ketika kita datang kekantor, kita lakukan shalat sunah dhuha, pasti akan nampak “aneh” ditengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca koran dan ngobrol. Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu, akan terasa “aneh”, karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh ditengah-tengah sebuah lingkungan dan teman yang biasa shalat diakhir waktu. Cobalah berdzikir atau tadabur al qur’an ba’da shalat, akan terasa aneh ditengah-tengah orang yang tidur mendengkur setelah atau sebelum shalat. Dan makin terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus dimatikan agar tidurnya tidak silau dan nyaman. Orang yang mau shalatmalah serasa menumpang ditempat orang tidur, bukan malah sebaliknya, yang tidur itu justru menumpang ditempat shalat. Aneh bukan? Cobalah hari ini shalat jum’at lebih awal, akan terasa aneh, karena masjid masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah kedua menjelang selesai. Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi nasehat, akan terasa aneh ditengah-tengah kiriman e-mail yang berisi humor, plesetan, asal nimbrung, atau sekedar gue, elu, gue, elu dan test..test, test saja. Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat atau hadits, atau ayat al qur’an, pasti akan terasa aneh ditengah orang-orang yang membaca artikel-artikel lelucon, lawakan yang tak lucu, berita hot atau lainnya</p>
<p>Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi sekali lagi jangan takut menjadi orang “aneh” selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan syari’at dan tata nilai serta norma yang benar. Jangan takut “ditumbenin” ketika kita pergi kemasjid, dengan pakaian rapih, karena itulah yang benar yang sesuai dengan al qur’an (Al A’raf:31) Jangan takut dikatakan “sok alim” ketika kita lakukan shalat dhuha dikantor, wong itu yang lebih baik kok, dari sekedar ngobrol<br />
ngalor-ngidul tak karuan. Jangan takut dikatakan “Sok Rajin” ketika kita shalat tepat pada waktunya, karena memang shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya terhadap orang-orang beriman. 103. Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (Annisaa:103) Jangan takut untuk shalat jum’at/shalat berjama’ah berada dishaf terdepan, karena perintahnya pun bersegeralah…..,Karena dishaf terdepan itu ada kemuliaan sehingga dijaman Nabi Salallahu’alaihi wassalam para sahabat bisa bertenggkar cuma gara-gara memperebutkan berada dishaf depan. 9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.</p>
<p>(Al Jumu’ah:9) Jangan takut kirim artikel berupa nasehat, hadits atau ayat-ayat al qur’an, karena itu adalah sebagian dari tanggung jawab kita untuk saling menasehati, saling menyeru dalam kebenaran, dan seruan kepada kebenaran adalah sebaik-baik perkataan; 33. Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (Fusshilat:33) Jangan takut artikel kita tidak dibaca, karena memang demikianlah Allah menciptakan ladang amal bagi kita. Kalau sekali menyerukan, sekali kirim artikel lantas semua orang mengikuti apa yang kita serukan, habis donk ladang amal kita…. Kalau yang kirim e-mail humor saja, gue/elu saja, test-test saja bisa kirim e-mail setiap hari, kenapa kita mesti risih dan harus berpikir ratusan atau bahkan ribuan kali untuk saling memberi nasehat, aneh nggak sih? Jangan takut dikatain sok pinter, sok menggurui, sok tahu, lha wong itu yang disuruh kok, “sampaikan dariku walau satu ayat”( Potongan dari hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3461 dari hadits Abdullah Ibn Umar) Jangan takut baca e-mail dari siapapun, selama e-mail itu berisi kebenaran dan bertujuan untuk kebaikan.<br />
Kita tidak harus baca e-mail dari orang-orang terkenal, e-mail dari manajer atau dari siapapun kalau isinya sekedar dan ala kadarnya saja, atau dari e-mail yang isinya asal kirim saja. Mutiara akan tetap jadi mutiara terlepas dari siapapun pengirimnya. Pun sampah tidak akan pernah menjadi emas, meskipun berasal dari tempat yang mewah sekalipun. Lakukan “keanehan-keanehan” yang dituntun manhaj dan syari’at yang benar. Kenakan jilbab dengan teguh dan sempurna, meskipun itu akan serasa aneh ditengah orang-orang yang berbikini dan ber-U can see. Jangan takut mengatakan perkataan yang benar (Al Qur’an &#038; Hadist), meskipun akan terasa aneh ditengah hingar bingarnya bacaan vulgar dan tak bermoral. Lagian kenapa kita harus takut disebut “orang aneh” atau “manusia langka” jika memang keanehan-keanehan menurut pandangan mereka justru yang akan menyelematkan kita. Selamat jadi orang aneh yang bersyari’at dan bermanhaj yang benar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2009/08/25/jangan-takut-jadi-orang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AIRMATA RASULULLAH SAW&#8230;</title>
		<link>http://harddian.com/2008/12/28/airmata-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/12/28/airmata-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 16:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. &#8220;Bolehkah saya masuk?&#8221; tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, &#8220;Maafkanlah, ayahku sedang demam&#8221;, kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, &#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8221; &#8220;Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan<br />
salam. &#8220;Bolehkah saya masuk?&#8221; tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya<br />
masuk, &#8220;Maafkanlah, ayahku sedang demam&#8221;, kata Fatimah yang membalikkan<br />
badan dan menutup pintu.</p>
<p>Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan<br />
bertanya pada Fatimah, &#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8221;<br />
&#8220;Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,&#8221;<br />
tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan<br />
pandangan yang menggetarkan.</p>
<p><span id="more-68"></span></p>
<p>Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.</p>
<p>&#8220;Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang<br />
memisahkan pertemuan di dunia.<br />
Dialah malaikatul maut,&#8221; kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan<br />
tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan<br />
kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.</p>
<p>Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit<br />
dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.</p>
<p>&#8220;Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?&#8221;, tanya Rasululllah<br />
dengan suara yang amat lemah.<br />
&#8220;Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.<br />
&#8220;Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, &#8221; kata Jibril.<br />
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh<br />
kecemasan. &#8220;Engkau tidak senang mendengar khabar ini?&#8221;, tanya Jibril lagi.<br />
&#8220;Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?&#8221;<br />
&#8220;Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah<br />
berfirman kepadaku: &#8220;Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat<br />
Muhammad telah berada di dalamnya,&#8221; kata Jibril.<br />
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh<br />
Rasulullah ditarik.</p>
<p>Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya<br />
menegang. &#8220;Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.&#8221;<br />
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya<br />
menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.</p>
<p>&#8220;Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?&#8221;<br />
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.<br />
&#8220;Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,&#8221; kata<br />
Jibril.<br />
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak<br />
tertahankan lagi.</p>
<p>&#8220;Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini<br />
kepadaku, jangan pada umatku.&#8221;<br />
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.<br />
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera<br />
mendekatkan telinganya. &#8220;Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku&#8221;<br />
&#8220;peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.&#8221;</p>
<p>Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.<br />
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan<br />
telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.</p>
<p>&#8220;Ummatii,ummatii, ummatiii? &#8221; &#8211; &#8220;Umatku, umatku, umatku&#8221;<br />
Dan, berakhirlah hidup manusia mu lia yang memberi sinaran itu.<br />
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?<br />
Allahumma sholli &#8216;ala Muhammad wa baarik wa salim &#8216;alaihi</p>
<p>Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/12/28/airmata-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEKUATAN DOA</title>
		<link>http://harddian.com/2008/12/09/kekuatan-doa/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/12/09/kekuatan-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 15:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Muhammad Djunaedi Abu Sa&#8217;id al-Kudri RA bernarasi bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW memasuki masjid dan menjumpai seorang Ansar yg bernama Abu Umamah. Rasulullah berkata: &#8220;Ya Abu Umamah, mengapa anda berada di Masjid diluar jam shalat?&#8221; Abu Umamah menjawab, &#8220;kegelisahan dan beban hutang menghantui saya.&#8221; Rasulullah lalu bertanya: &#8220;Bukankah sudah aku ajarkan do&#8217;a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Muhammad Djunaedi</p>
<p>Abu Sa&#8217;id al-Kudri RA bernarasi bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW memasuki masjid dan menjumpai seorang Ansar yg bernama Abu Umamah.</p>
<p>Rasulullah berkata: &#8220;Ya Abu Umamah, mengapa anda berada di Masjid diluar jam shalat?&#8221; Abu Umamah menjawab, &#8220;kegelisahan dan beban hutang menghantui saya.&#8221; Rasulullah lalu bertanya: &#8220;Bukankah sudah aku ajarkan do&#8217;a yg jika engkau lafadzkan Allah akan menghilangkan kegelisahan dan beban hutangmu?&#8221; Dia kembali menjawab, &#8220;betul, ya Rasulullah&#8221;. Rasulullah lalu bilang: &#8220;lafadkanlah do&#8217;a ketika engkau bangun dari tidurmu dipagi hari dan pada malam hari sebelum tidur:</p>
<p><span id="more-65"></span></p>
<p>&#8216;Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan,dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penindasan manusia&#8221;. Abu Umamah dikemudian hari menjawab: &#8220;saya telah melakukan yg Rasulullah ajarkan dan Allah menghilangkan kegelisahan dan beban hutangku&#8221;. (Abu Dawud).</p>
<p>Begitu nikmat dan khusyunya sebuah dialog diatas. Terlebih lagi dialog ini adalah terjadi antara Rasulullah SAW terhadap salah seorang sahabatnya. Tentulah banyak makna dan hikmah yang terkandung didalamnya, seperti misalnya: Ajakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (dengan datang ke masjid) ketika dalam keadaan risau; tarbiyah ukhuwah Islamiyah yang terjalin dengan baik dengan terciptanya suasana takaful, yaitu perasaan senasib dan sepenanggungan; semangat saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran; dan kekuatan sebuah do&#8217;a yang berpedoman pada hasbunallah wani&#8217;mal wakil.</p>
<p>Inti dari hadist diatas adalah mengajak kita untuk selalu berzikir secara khusyu dengan pemahaman yang dalam. Bahkan agar seimbang disunnahkan membacanya dua kali, pagi dan malam hari. Ini merupakan metoda tarbiyah ruhiyah yang sangat powerful jika dilakukan dengan kekaffahan yang tinggi, dan ditujukan bagi mereka yang mau berfikir.</p>
<p>Karena jika tidak, akan absurd dan sia-sialah do&#8217;a seseorang. Yaitu bagi sebagian yang hanya berdo&#8217;a tanpa ikhtiar dan seolah-olah berharap rejeki akan jatuh dari langit. Inilah focus point yang ingin disampaikan dari buletin Jum&#8217;at kali ini.</p>
<p>Dengan melafadzkan do&#8217;a diatas secara khusyu dipagi hari sebelum beraktifitas, seorang muslim seharusnyalah termotivasi untuk menjadi yang terbaik dalam kesehariannya, apapun kapasitasnya. Apakah ia seorang professional, pelajar, birokrat, dsb. Mari kita lihat motivasi-motivasi yang bisa ditimbulkan dari kekuatan sebuah do&#8217;a:</p>
<p>(1) Ia akan menghadapi hidup jauh dari kegelisahan dan kesedihan dengan berjuang melawan hawa nafsunya dan menjalani tuntunan ibadah secara benar. Dengan melawan hawa nafsu dan beribadah secara konsisten, ia menjadi lebih mantap menghadapi hari-harinya. Ia akan paham bahwa obat stress adalah dengan mendekatkan dirinya kepada al-Qur&#8217;an, maka al-Qur&#8217;an akan dijadikan pedoman dan rujukannya setiap sa&#8217;at. Ia akan menjadikan kata-kata &#8220;tawakal&#8221; dan &#8220;sabar&#8221; sebagai &#8220;words of the day&#8221;.</p>
<p>(2) Ia akan mencoba menghindar dari perasaan lemah dan malas.<br />
Berkreasi dan berproduktifitas akan menjadi orientasinya. Ia akan berusaha menjadi profesional yang tangguh ketika berbisnis, teratur dalam suatu urusan, dan pandai menjaga waktu dengan membuang jauh-jauh sifat malas. Ia akan berusaha menjaga stamina tubuhnya agar tetap sehat dan tidak lemah, tidak mudah sakit, tidak berdaya ketika beraktifitas. Ia sadar bahwa kemalasan akan timbul didalam tubuh yang lemah.</p>
<p>(3) Ia akan menjauhi sifat bakhil dan pengecut dengan menjadi muslim yang pemurah dan senang berzakat. Ia menjadi orang yang tidak akan takut miskin dengan berinfaq. Ia paham dengan hadist Rasulullah bahwa &#8220;sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.&#8221;</p>
<p>(4) Ia akan selalu mencoba membebaskan dirinya dari segala beban hutang dan penindasan orang lain. Ia akan berhati-hati mengatur budgetnya sesuai dengan kondisi keuangan yang dimilikinya. Hidup sederhana menjadi pola hidupnya. Kemewahan dengan menumpuk hutang adalah sesuatu yang dijauhi. Mandiri merupakan kata kunci kesuksesan hidupnya karena seorang muslim tidaklah berarti harus miskin. Banyak ayat-ayat Al Qu&#8217;ran dan sunnah mengungkapkan betapa tinggi keutamaan mencari nafkah.</p>
<p>Ketika malam tiba, kita disunnahkan untuk melafadzkan kembali do&#8217;a tersebut dengan penuh ketawadhuan. Seorang muslim akan sadar dengan kekurangan dirinya ketika ia bertafakur. Ia sadar dirinya adalah al-insan yang mudah lalai, khilaf, dan mudah berbuat salah. Maka ia bermunajat memohon ampunan Allah serta mengharapkan petunjuk-Nya.<br />
Dengan melafadzkan do&#8217;a pada pagi dan malam akan tercipta check-and-balance dan menjadikan do&#8217;a sebagai parameter kehidupan.</p>
<p>Betapa dahsyatnya kekuatan sebuah do&#8217;a dalam memotivasi diri menjadi profil muslim sejati jika dipahami dengan baik. Sebagai penutup, mari kita bersama-sama untuk terus menggali kekuatan-kekuatan do&#8217;a lainnya.<br />
Semoga ayat dibawah dapat membangkitkan semangat kita semua. Amin!</p>
<p>Katakanlah: &#8220;samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?&#8221;, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS 39:9).<br />
Wallahu&#8217;alam bishawab.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/12/09/kekuatan-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Sahabat Yang Menyenangkan</title>
		<link>http://harddian.com/2008/11/24/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/11/24/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 05:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[HTI-Press. Secara fitrah, menikah akan memberikan ketenangan (ithmi’nân/thuma’nînah) bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan Allah Swt., Zat Yang mencurahkan cinta dan kasih-sayang kepada manusia. Hampir setiap Mukmin mempunyai harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin bahagia; sakînah mawaddah warahmah. Namun, sebagian orang menganggap bahwa menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HTI-Press. Secara fitrah, menikah akan memberikan ketenangan (ithmi’nân/thuma’nînah) bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan Allah Swt., Zat Yang mencurahkan cinta dan kasih-sayang kepada manusia.</p>
<p>Hampir setiap Mukmin mempunyai harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin bahagia; sakînah mawaddah warahmah. Namun, sebagian orang menganggap bahwa menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng adalah hal yang tidak gampang. Fakta-fakta buruk kehidupan rumahtangga yang terjadi di masyarakat seolah makin mengokohkan asumsi sulitnya menjalani kehidupan rumahtangga. Bahkan, tidak jarang, sebagian orang menjadi enggan menikah atau menunda-nunda pernikahannya.</p>
<p><strong>Menikahlah, Karena Itu Ibadah</strong></p>
<p>Sesungguhnya menikah itu bukanlah sesuatu yang menakutkan, hanya memerlukan perhitungan cermat dan persiapan matang saja, agar tidak menimbulkan penyesalan. Sebagai risalah yang syâmil (menyeluruh) dan kâmil (sempurna), Islam telah memberikan tuntunan tentang tujuan pernikahan yang harus dipahami oleh kaum Muslim. Tujuannya adalah agar pernikahan itu berkah dan bernilai ibadah serta benar-benar memberikan ketenangan bagi suami-istri. Dengan itu akan terwujud keluarga yang bahagia dan langgeng. Hal ini bisa diraih jika pernikahan itu dibangun atas dasar pemahaman Islam yang benar.</p>
<p><span id="more-62"></span></p>
<p>Menikah hendaknya diniatkan untuk mengikuti sunnah Rasullullah saw., melanjutkan keturunan, dan menjaga kehormatan. Menikah juga hendaknya ditujukan sebagai sarana dakwah, meneguhkan iman, dan menjaga kehormatan. Pernikahan merupakan sarana dakwah suami terhadap istri atau sebaliknya, juga dakwah terhadap keluarga keduanya, karena pernikahan berarti pula mempertautkan hubungan dua keluarga. Dengan begitu, jaringan persaudaraan dan kekerabatan pun semakin luas. Ini berarti, sarana dakwah juga bertambah. Pada skala yang lebih luas, pernikahan islami yang sukses tentu akan menjadi pilar penopang dan pengokoh perjuangan dakwah Islam, sekaligus tempat bersemainya kader-kader perjuangan dakwah masa depan.</p>
<p>Inilah tujuan pernikahan yang seharusnya menjadi pijakan setiap Muslim saat akan menikah. Karena itu, siapa pun yang akan menikah hendaknya betul-betul mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk meraih tujuan pernikahan seperti yang telah digariskan Islam. Setidaknya, setiap Muslim, laki-laki dan perempuan, harus memahami konsep-konsep pernikahan islami seperti: aturan Islam tentang posisi dan peran suami dan istri dalam keluarga, hak dan kewajiban suami-istri, serta kewajiban orangtua dan hak-hak anak; hukum seputar kehamilan, nasab, penyusuan, pengasuhan anak, serta pendidikan anak dalam Islam; ketentuan Islam tentang peran Muslimah sebagai istri, ibu, dan manajer rumahtangga, juga perannya sebagai bagian dari umat Islam secara keseluruhan, serta bagaimana jika kewajiban-kewajiban itu berbenturan pada saat yang sama; hukum seputar nafkah, waris, talak (cerai), rujuk, gugat cerai, hubungan dengan orangtua dan mertua, dan sebagainya. Semua itu membutuhkan penguasaan hukum-hukum Islam secara menyeluruh oleh pasangan yang akan menikah. Artinya, menikah itu harus didasarkan pada ilmu.</p>
<p><strong>Jadilah Sahabat yang Menyenangkan</strong></p>
<p>Pernikahan pada dasarnya merupakan akad antara laki-laki dan perempuan untuk membangun rumahtangga sebagai suami-istri sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Sesungguhnya kehidupan rumahtangga dalam Islam adalah kehidupan persahabatan. Suami adalah sahabat karib bagi istrinya, begitu pula sebaliknya. Keduanya benar-benar seperti dua sahabat karib yang siap berbagi suka dan duka bersama dalam menjalani kehidupan pernikahan mereka demi meraih tujuan yang diridhai Allah Swt. Istri bukanlah sekadar patner kerja bagi suami, apalagi bawahan atau pegawai yang bekerja pada suami. Istri adalah sahabat, belahan jiwa, dan tempat curahan hati suaminya.</p>
<p>Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah Swt. berfirman:</p>
<p>وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا</p>
<p>Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya. (QS ar-Rum [30]: 21).</p>
<p>Maka dari itu, sudah selayaknya suami akan merasa tenteram dan damai jika ada di sisi istrinya, demikian pula sebaliknya. Suami akan selalu cenderung dan ingin berdekatan dengan istrinya. Di sisi istrinya, suami akan selalu mendapat semangat baru untuk terus menapaki jalan dakwah, demikian pula sebaliknya. Keduanya akan saling tertarik dan cenderung kepada pasangannya, bukan saling menjauh. Keduanya akan saling menasihati, bukan mencela; saling menguatkan, bukan melemahkan; saling membantu, bukan bersaing. Keduanya pun selalu siap berproses bersama meningkatkan kualitas ketakwaannya demi meraih kemulian di sisi-Nya. Mereka berdua berharap, Allah Swt. berkenan mengumpulkan keduanya di surga kelak. Ini berarti, tabiat asli kehidupan rumahtangga dalam Islam adalah ithmi’nân/tuma’ninah (ketenangan dan ketentraman). Walhasil, kehidupan pernikahan yang ideal adalah terjalinnya kehidupan persahabatan antara suami dan istri yang mampu memberikan ketenangan dan ketenteraman bagi keduanya.</p>
<p>Untuk menjamin teraihnya ketengan dan ketenteraman tersebut, Islam telah menetapkan serangkaian aturan tentang hak dan kewajiban suami-istri. Jika seluruh hak dan kewajiban itu dijalankan secara benar, terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah adalah suatu keniscayaan.</p>
<p><strong>Bersabar atas Kekurangan Pasangan</strong></p>
<p>Kerap terjadi, kenyataan hidup tidak seindah harapan. Begitu pula dengan kehidupan rumahtangga, tidak selamanya berlangsung tenang. Adakalanya kehidupan suami-istri itu dihadapkan pada berbagai problem baik kecil ataupun besar, yang bisa mengusik ketenangan keluarga. Penyebabnya sangat beragam; bisa karena kurangnya komunikasi antara suami-istri, suami kurang makruf terhadap istri, atau suami kurang perhatian kepada istri dan anak-anak; istri yang kurang pandai dan kurang kreatif menjalankan fungsinya sebagai istri, ibu, dan manajer rumahtangga; karena adanya kesalahpahaman dengan mertua; atau suami yang ‘kurang serius’ atau ‘kurang ulet’ mencari nafkah. Penyebab lainnya adalah karena tingkat pemahaman agama yang tidak seimbang antara suami-istri; tidak jarang pula karena dipicu oleh suami atau istri yang selingkuh, dan lain-lain.</p>
<p>Sesungguhnya Islam tidak menafikan adanya kemungkinan terusiknya ketenteraman dalam kehidupan rumahtangga. Sebab, secara alami, setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti dihadapkan pada berbagai persoalan. Hanya saja, seorang Muslim yang kokoh imannya akan senantiasa yakin bahwa Islam pasti mampu memecahkan semua problem kehidupannya. Oleh karena itu, dia akan senantiasa siap menghadapi problem tersebut, dengan menyempurnakan ikhtiar untuk mencari solusinya dari Islam, seiring dengan doa-doanya kepada Allah Swt. Sembari berharap, Allah memudahkan penyelesaian segala urusannya.</p>
<p>Keluarga yang sakinah mawaddah warahmah bukan berarti tidak pernah menghadapi masalah. Yang dimaksud adalah keluarga yang dibangun atas landasan Islam, dengan suami-istri sama-sama menyadari bahwa mereka menikah adalah untuk ibadah dan untuk menjadi pilar yang mengokohkan perjuangan Islam. Mereka siap menghadapi masalah apapun yang menimpa rumahtangga mereka. Sebab, mereka tahu jalan keluar apa yang harus ditempuh dengan bimbingan Islam.</p>
<p>Islam telah mengajarkan bahwa manusia bukanlah malaikat yang selalu taat kepada Allah, tidak pula ma‘shûm (terpelihara dari berbuat maksiat) seperti halnya para nabi dan para rasul. Manusia adalah hamba Allah yang memiliki peluang untuk melakukan kesalahan dan menjadi tempat berkumpulnya banyak kekurangan. Pasangan kita (suami atau istri) pun demikian, memiliki banyak kekurangan. Karena itu, kadangkala apa yang dilakukan dan ditampakkan oleh pasangan kita tidak seperti gambaran ideal yang kita harapkan. Dalam kondisi demikian, maka sikap yang harus diambil adalah bersabar!</p>
<p>Sabar adalah salah satu penampakan akhlak yang mulia, yaitu wujud ketaatan hamba terhadap perintah dan larangan Allah Swt. Sabar adalah bagian hukum syariat yang diperintahkan oleh Islam. (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 153; QS az-Zumar [39]: 10).</p>
<p>Makna kesabaran yang dimaksudkan adalah kesabaran seorang Mukmin dalam rangka ketaatan kepada Allah; dalam menjalankan seluruh perintah-Nya; dalam upaya menjauhi seluruh larangan-Nya; serta dalam menghadapi ujian dan cobaan, termasuk pula saat kita dihadapkan pada ‘kekurangan’ pasangan (suami atau istri) kita.</p>
<p>Namun demikian, kesabaran dalam menghadapi ‘kekurangan’ pasangan kita harus dicermati dulu faktanya. Pertama: Jika kekurangan itu berkaitan dengan kemaksiatan yang mengindikasikan adanya pelalaian terhadap kewajiban atau justru melanggar larangan Allah Swt. Dalam hal ini, wujud kesabaran kita adalah dengan menasihatinya secara makruf serta mengingatkannya untuk tidak melalaikan kewajibannya dan agar segera meninggalkan larangan-Nya. Contoh pada suami: suami tidak berlaku makruf kepada istrinya, tidak menghargai istrinya, bukannya memuji tetapi justru suka mencela, tidak menafkahi istri dan anak-anaknya, enggan melaksanakan shalat fardhu, enggan menuntut ilmu, atau malas-malasan dalam berdakwah. Contoh pada istri: istri tidak taat pada suami, melalaikan pengasuhan anaknya, melalaikan tugasnya sebagai manajer rumahtangga (rabb al-bayt), sibuk berkarier, atau mengabaikan upaya menuntut ilmu dan aktivitas amar makruf nahi mungkar. Sabar dalam hal ini tidak cukup dengan berdiam diri saja atau nrimo dengan apa yang dilakukan oleh pasangan kita, tetapi harus ada upaya maksimal menasihatinya dan mendakwahinya. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, kita senantiasa mendoakan pasangan kita kepada Allah Swt.</p>
<p>Kedua: Jika kekurangan itu berkaitan dengan hal-hal yang mubah maka hendaknya dikomunikasikan secara makruf di antara suami-istri. Contoh: suami tidak terlalu romantis bahkan cenderung cuwek; miskin akan pujian terhadap istri, padahal sang istri mengharapkan itu; istri kurang pandai menata rumah, walaupun sudah berusaha maksimal tetapi tetap saja kurang estetikanya, sementara sang suami adalah orang yang apik dan rapi; istri kurang bisa memasak walaupun dia sudah berupaya maksimal menghasilkan yang terbaik; suami “cara bicaranya” kurang lembut dan cenderung bernada instruksi sehingga kerap menyinggung perasaan istri; istri tidak bisa berdandan untuk suami, model rambutnya kurang bagus, hasil cucian dan setrikaannya kurang rapi; dan sebagainya. Dalam hal ini kita dituntut bersabar untuk mengkomunikasikannya, memberikan masukan, serta mencari jalan keluar bersama pasangan kita. Jika upaya sudah maksimal tetapi belum juga ada perubahan, maka terimalah itu dengan lapang dada seraya terus mendoakannya kepada Allah Swt. (Lihat: QS an-Nisa’ [4]: 19). Rasulullah saw. bersabda:</p>
<p>Janganlah seorang suami membenci istrinya. Jika dia tidak menyukai satu perangainya maka dia akan menyenangi perangainya yang lain. (HR Muslim).</p>
<p>Inilah tuntunan Islam yang harus dipahami oleh setiap Mukmin yang ingin rumahtangganya diliputi dengan kebahagiaan, cinta kasih, ketenteraman, dan langgeng. Wallâhu a‘lam bi ash-shawab. </p>
<p>(sumber :http://hizbut-tahrir.or.id/2008/11/25/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/11/24/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Profil Pribadi Muslim</title>
		<link>http://harddian.com/2008/11/14/10-profil-pribadi-muslim/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/11/14/10-profil-pribadi-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 10:27:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Al-Qur&#8217;an dan sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur&#8217;an dan sunnah adalah pribadi yang saleh. Pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Bismillahirrohmanirrohiim,<br />
Assalamu’alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Al-Qur&#8217;an dan sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur&#8217;an dan sunnah adalah pribadi yang saleh. Pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah SWT.</p>
<p>Persepsi (gambaran) masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda. Bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah. Padahal itu hanyalah satu aspek saja dan masih banyak aspek lain yang harus melekat pada pribadi seorang muslim. Oleh karena itu standar pribadi muslim yang berdasarkan Al Qur&#8217;an dan Sunnah merupakan sesuatu yang harus dirumuskan, sehingga dapat menjadi acuan bagi pembentukan pribadi muslim.</p>
<p>Bila disederhanakan, setidaknya ada sepuluh karakter atau ciri khas yang mesti melekat pada pribadi muslim.</p>
<p>1.   Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)</p>
<p>Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: &#8220;Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi Allah tuhan semesta alam&#8221; (QS. 6:162). Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam awal da&#8217;wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid.</p>
<p><span id="more-60"></span></p>
<p>2.   Shahihul Ibadah (ibadah yang benar)</p>
<p>Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: &#8220;Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat&#8221;. Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.</p>
<p>3.   Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh)</p>
<p>Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al Qur&#8217;an. Allah berfirman yang artinya: &#8220;Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung&#8221; (QS. 68:4).</p>
<p>4.   Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)</p>
<p>Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi. Namun jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya: &#8220;Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim)</p>
<p>5.   Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir)</p>
<p>Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur&#8217;an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya: &#8220;Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: &#8221; pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya&#8221;. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: &#8220;Yang lebih dari keperluan&#8221;. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir&#8221; (QS 2:219)</p>
<p>Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas.</p>
<p>Bisa dibayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatkan pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu.</p>
<p>Oleh karena itu Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang, sebagaimana firman Allah yang artinya: Katakanlah: &#8220;samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?&#8221;&#8216;, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran&#8221;. (QS 39:9)</p>
<p>6.   Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu)</p>
<p>Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan. Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: &#8220;Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)&#8221; (HR. Hakim)</p>
<p>7.   Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu)</p>
<p>Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur&#8217;an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.</p>
<p>Allah SWT memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: &#8220;Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu&#8221;. Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi.</p>
<p>Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum datang sakit, muda sebelum tua, senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin.</p>
<p>8.   Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan)</p>
<p>Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur&#8217;an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya.</p>
<p>Dengan kata lain, suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme selalu diperhatikan. Bersungguh-sungguh, bersemangat , berkorban, berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas.</p>
<p>9.   Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri)</p>
<p>Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur&#8217;an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.</p>
<p>Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah SWT. Rezeki yang telah Allah sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau ketrampilan.</p>
<p>10.                     Nafi&#8217;un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain)</p>
<p>Nafi&#8217;un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaan. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.</p>
<p>Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan ini, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: &#8220;Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain&#8221; (HR. Qudhy dari Jabir).</p>
<p>Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dan sunnah. Sesuatu yang perlu kita standarisasikan pada diri kita masing-masing. Semoga bermanfaat (V)</p>
<p>Wassalamu’alaikum Wr.Wb.</p>
<p>(from http://islammenjawab.multiply.com/journal/item/73/10_Profil_Pribadi_Muslim)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/11/14/10-profil-pribadi-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita Bertanya Dan Qur&#8217;an Menjawab</title>
		<link>http://harddian.com/2008/10/22/kita-bertanya-dan-quran-menjawab/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/10/22/kita-bertanya-dan-quran-menjawab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 11:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[A s s a l a m u a l a i k u m w . b . t . . .   var curDiv = document.getElementById('ln0');   curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);   var links = curDiv.getElementsByTagName('a');   for(var i = links.length; i &#62;= 0; --i) {   if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A s s a l a m u a l a i k u m w . b . t . . .<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln0');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln1');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
Segala puji yang selayaknya buat Yang Maha Mencipta sekalian makhluk di atas muka bumi ini, TUHAN penguasa alam semesta. Hanya pada-Nya sahajalah segala pertolongan , petunjuk, keampunan, taubat, kecintaan dan pengharapan wajar disandarkan. Semoga DIA sentiasa menyinari hati-hati maksiat ini dengan cahaya Rabbani-Nya agar jendela hati dapat disinari cahaya keimanan justeru mendekatkan diri ini kepada Khaliq yang sebenar.<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln2');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln3');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
Selawat dan salam ke atas junjungan besar yang tercinta, Nabi Muhammad s.a.w, penyudah segala Nabi dan Rasul, pembawa rahmat ke seluruh alam. Semoga Allah mengampunkan diri ini dan generasi terdahulu di kalangan para sahabat, tabiin, tabi&#8217; tabiin dan seluruh &#8216;ulama yang telah banyak menyumbangkan jasa untuk Ad-Din Allah. Tanpa mereka, tidaklah akan berkembang pelan tindakan dakwah untuk memimpin umat Islam ke jalan yang mendapat Mardhatillah.<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln4');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln5');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA  BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?</p>
<p><script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln6');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
<span id="more-58"></span><br />
QURAN MENJAWAB:<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln7');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln8');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.&#8221;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln9');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln10');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah Al-Baqarah ayat 216<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln11');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script></p>
<p><script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln12');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln13');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln14');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
And here is the rest of it.<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln15');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln16');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya. &#8220;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln17');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln18');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah Al-Baqarah ayat 286<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln19');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln20');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln21');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUSTASI?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln22');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln23');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman.&#8221;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln24');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln25');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah Al-Imran ayat 139<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln26');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln27');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln28');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln29');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln30');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan) , dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan). &#8220;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln31');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln32');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln33');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln34');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk&#8221;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln35');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln36');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah Al-Baqarah ayat 45<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln37');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln38');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln39');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln40');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu&#8217;min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka&#8230; ?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln41');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln42');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah At-Taubah ayat 111<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln43');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln44');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln45');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln46');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln47');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal. &#8220;<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln48');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln49');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah At-Taubah ayat 129<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln50');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln51');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln52');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln53');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
QURAN MENJAWAB<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln54');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
&#8220;&#8230; ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln55');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script> <script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln56');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
- Surah Yusuf ayat12<br />
<script type="text/javascript"><br />
                var curDiv = document.getElementById('ln57');<br />
                curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);<br />
                var links = curDiv.getElementsByTagName('a');<br />
                for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {<br />
                    if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";<br />
                }<br />
            </script><br />
Peringat an ini saya kutip dari sahabat saya. Saya sebarkan peringatan ini untuk ingat mengingati kepada kawan semua</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/10/22/kita-bertanya-dan-quran-menjawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri-Ciri dari Seorang Dajjal&#8230;..</title>
		<link>http://harddian.com/2008/10/20/ciri-ciri-dari-seorang-dajjal/</link>
		<comments>http://harddian.com/2008/10/20/ciri-ciri-dari-seorang-dajjal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 19:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harddian.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting&#8230;&#8221;(HR.Bukhari dan Muslim) &#8220;Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah) Antara DAJJAL dan SAI BABA Dajjal seorang laki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre><a href="http://harddian.com/wp-content/uploads/2008/10/saibaba4.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-57" title="saibaba4" src="http://harddian.com/wp-content/uploads/2008/10/saibaba4-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></pre>
<p>&#8220;Dajjal adalah seorang laki-laki yang<br />
 gemuk, berkulit merah dan berambut keriting&#8230;&#8221;(HR.Bukhari dan Muslim)</p>
<p> &#8220;Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku.<br />
Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian,<br />
padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah) </p>
<p>Antara DAJJAL dan SAI BABA</p>
<ol>
<li><span id="more-52"></span>Dajjal seorang laki yang berpostur pendek,gempal, berambut kribo, berkaki bengkok (agak pengkor).  Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kribo.</li>
<li>Dajjal memiliki mata yang buta. Sai Baba pernah mengalami kebutaan di waktu muda kemudian sembuh kembali.</li>
<li>Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air.  Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepungsuci) dari udara melalui tangannya.</li>
<li>Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang.  Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kejapan mata.</li>
<li> Dajjal mengikuti pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal. Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama.</li>
<li> Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/ baik, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya.  SaiBaba mengaku seabgai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian, cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana.</li>
<li>Dajjal akan muncul dan sebagai nabi.  Sai Baba memposisikan dirinya sebagai nabi kepada pengikut2nya.</li>
<li>Dajjal akang menggunakan nama Al-Masih.  Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020.</li>
<li>Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan.  Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta.</li>
<li>Dajjal akan mendakwahkan agama Allah.  Dalam banyak majelis darshanya Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur&#8217;an dankeharusan untuk memahaminya.</li>
<li>Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit. Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati juga menyembuhkanpenyakit kanker.</li>
<li>Dajjal dapat menurunkan hujan.  Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi(di NTT sedang dibangun proyek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering).</li>
<li>Dajjal bisa mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh,  lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya. Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas,injil mini danberbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam sekejap.</li>
<li> Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali.  SaiBaba bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia.</li>
<li> Dajjal bisa berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya.  Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad kejasad lainnya yang merupakan bentuk reinkarnasi dirinya.</li>
<li> Dajjal bisa membesarkan tubuhnya.  Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuah pesawat terbang.</li>
<li> Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan.  SaiBaba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga bisa berjalan ke pasar, rumah sakit,  proyek irigasi dan tempat lain yangbiasa dikunjungi manusia.</li>
<li>Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air. Sai baba bisa mengeluarkan air dengan hentakan kakinya.</li>
<li> Dajjal tidak memliki anak. Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah).</li>
<li> Dajjal memimpin orang yahudi.  Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.</li>
<li> Dajjal muncul di zaman pertikaian.  Sai Baba mengklaim bahwa ia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, dan kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatan</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harddian.com/2008/10/20/ciri-ciri-dari-seorang-dajjal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

